Contoh Surat Kuasa Khusus Pajak dan Pidana

Contoh surat kuasa khusus – Beberapa hari yg dulu aku sudah menuliskan Contoh surat kuasa pengambilan bpkb. Nah terhadap peluang kali ini aku bakal menuliskan sample surat kuasa husus. Sebenarnya di blog ini aku serta sempat posting surat kuasa, dapat namun surat kuasa yg kami catat yakni surat kuasa umum. Nah, sebelum kami tuliskan surat kuasa kusus ini dapat kami jelaskan pengertian surat kuasa lebih-lebih dulu.

Pengertian & Fungsi Surat Kuasa

Apa pengertian dari surat kuasa? &, apa fungsinya? Secara umum, surat kuasa yakni surat yg diperlukan utk memberikan wewenang atau kuasa terhadap orang lain supaya orang tersebut bisa mewakili si pemberi kuasa utk bisa lakukan satu buah kepentingan tertentu layaknya yg disebutkan dalam surat kuasa yg diterimanya. Surat ini hadir buat memudahkan seorang yg punyai kepentingan utama, namun dirinya tak sanggup utk melaksanakannya. Bisa saja dikarenakan disibukkah oleh urusan yg demikian padat, maka ia kesusahan utk mengerjakannya sendiri. Olehnya itu, mereka bisa memberikan kewenangan terhadap orang lain buat lakukan urusan tersebut. Dengan catatan, ada kebenaran tercatat yg mesti dipegang oleh si penerima kewenangan juga sebagai penanda bahwa ia mempunyai hak melakukannya.

Baca juga Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

Membaca paparan di atas, tampak terang bahwa fungsi dari surat kuasa itu yaitu yang merupakan kenyataan bahwa orang yg terdaftar namanya dalam surat kuasa itu mempunyai wewenang & berkewenangan utk jalankan sebuah kebutuhan seperti yg disebutkan dalam surat itu.

Surat kuasa ini dipercaya legalitasnya & mendapat landasan hukumnya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata di Indonesia, adalah pasal 1792-1819. menjadi, gerakan pemberian & penerimaan surat kuasa ini sah dengan cara hukum waktu diperlukan utk mengurusi beragam kepentingan. Meskipun memang lah, konsisten ada pengecualian bahwa tak seluruh urusan mampu dikuasakan, seperti; menciptakan surat wasiat, jalankan perkawinan, & urusan pengangkatan anak.

 Macam-Macam Surat Kuasa

1. Surat Kuasa Umum

Surat kuasa umum yakni surat yg diperlukan utk menerangkan bahwa pemberian kuasa tersebut cuma berlaku buat hal-hal yg bersifat umum saja. Ini berarti surat kuasa umum cuma berlaku utk aksi pengurusan saja. Sedangkan utk memindahtangankan benda-benda atau sebuah aksi lain cuma boleh dilakukan oleh pemilik. Tidak diperkenankan pemberian kuasa dgn surat kuasa umum, melainkan bersama surat kuasa khusus.

2. Surat Kuasa Khusus

Surat kuasa husus merupakan surat pemberian kuasa yg dilakukan cuma buat satu kebutuhan tertentu saja atau lebih. Dalam surat kuasa husus dijelaskan perbuatan-perbuatan apa yg boleh dilakukan oleh penerima kuasa. Karena adanya detail pada perbuatan-perbuatan yg boleh dilakukan tersebutlah maka surat ini jadi surat kuasa khusus.
Dari penjelasan di atas sedikitnya kita sudah mengenal apa itu surat kuasa, baik surat kuasa umum ataupun husus, tapi tak afdal rasanya jika tak disertai dgn misalnya. Maka buat itu terhadap peluang ini aku cuma dapat sharing sampel surat kuasa husus saja. Sedangkan buat sampel Surat kuasa umum bakal kami menulis di lain kesempatan.

Contoh Surat Kuasa Khusus Pajak dan Pidana

Contoh Surat Kuasa Khusus

1. Contoh Surat Kuasa Khusus Pajak

SURAT KUASA KHUSUS WAJIB PAJAK…………..

Nomor : …….. tanggal ……..

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap            :    ………………………………………………………………
Alamat                         :    ………………………………………………………………
Jabatan                        :    ………………………………………………………………
Nama Wajib Pajak       :    ………………………………………………………………
Alamat                         :    ………………………………………………………………
                                        ☑ Pusat
Status                           : ☒ Cabang : …………………………………………… 
           
NPWP                         :    ………………………………………………………………

Dengan ini memberikan kuasa khusus kepada:

Nama Lengkap        :    ……………………………………………………………… 
Alamat                    :    ……………………………………………………………… 
NPWP                    :    ……………………………………………………………… 
No. Izin Praktik       :    ……………………………………………………………… 

Untuk melakukan hak dan/atau memenuhi kewajiban perpajakan berupa ………………………….  berkenaan dengan jenis pajak ………………………….  Masa Pajak/Bagian Tahun Pajak/Tahun Pajak ………………………….. Bersama ini kami lampirkan ………………………….

Demikian surat kuasa khusus ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Penerima Kuasa,                                                           Pemberi    Kuasa,
                                                                                 Meterai
………………………….                                                         ………………………….

2. Contoh Surat Kuasa Khusus Pidana

SURAT KUASA KHUSUS

No.    /FY/SDA/PID/  /05

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama        :
Pekerjaan     :
Alamat    :
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa;

MEMBERI KUASA PENUH KEPADA:
1.    DR. F. Yunadi, LLM, MBA            5. Adi Faridman Mansyur, SH
2.    H. Mansyur Dahlan, SH, MH            6. Fivie Fauziah Mansyur, SH
3.    Syafarudin Mansyur, SH            7. Ambar Dwi Astini,SH
4.    Hj. Siti Faridah, SH                8. Nurkholis Masnyur, SH

ADVOKAT / PENASIHAT HUKUM, baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri, berkantor pada kantor YUNADI & ASSOCIATES Jl. Kalibata Tengah No.54 A, Jakarta Selatan 12740. Pemberi Kuasa memilih kediaman hukum / domisili hukum di kantor tersebut diatas. Selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa

K H U S U S

Untuk mendampingi, memberikan nasihat hukum dan melakukan pembelaan dalam arti seluas-luasnya tanpa sesuatu yang dikecualikan kepada Tersangka / Pemberi Kuasa atas dakwaan / tuntutan dengan tuduhan telah melakukan Perkara Pidana

Dan selanjutnya untuk menghadap semua instansi baik Kepolisian RI, Kejaksaan RI, Pengadilan, Petugas/Pejabat Pemerintah diseluruh Indonesia, menyusun, menandatangani, mengesahkan, mengajukan / menjalankan gugatan-2, melaporkan perkara-perkara, mengambil, menerima segala surat-surat, dokumen-dokumen, memberi keterangan-keterangan, mengajukan Eksepsi, Duplik, Pleidooi, bukti-bukti, saksi-saksi ahli / meringankan, Kesimpulan, membantah keterangan-keterangan, bukti-bukti pihak saksi dan Penuntut Umum, membuat dan menyuruh membuat segala panggilan-panggilan, somasi-somasi/teguran-teguran, meminta putusan sela maupun akhir dan penetapan-penetapan, meminta salinan atau petikan dari semua surat-surat, menuntut ganti rugi dan rehabilitasi, mengajukan Banding, Kasasi dan meminta perkara diperiksa lagi menurut hukum (peninjauan kembali), terhadap semua putusan, meminta angkat sumpah, menyerahkan kepada dan/atau menerima pertimbangan pengadilan, dan menghadap atau menghubungi semua instansi, Petugas /Pejabat Pemerintah, swasta, atau pribadi, baik secara lisan maupun tertulis guna

memperoleh keterangan-keterangan, salinan-salinan atau petikan dan/atau foto copy dari segala surat guna pembuktian dalam persidangan, menandatangani berita atau tuntutan, memilih tempat kedudukan (domicilie) umum dan khusus, membela semua kepentingan pemberi kuasa, didalam maupun diluar pengadilan, dengan mempergunakan segala upaya hukum dan/atau mengambil tindakan-tindakan hukum, membuat segala-galanya menurut hukum yang dianggap perlu, penting, baik dan berguna oleh yang diberi kuasa, tidak ada yang dikecualikan, kuasa ini diberikan hak retensi, serta dimana perlu kuasa ini dapat disubtitusikan kepada orang lain dengan syarat-syarat yang sama.

Surat kuasa ini berlaku sejak ditandatangani bersama dan tidak dapat ditarik/dicabut kembali (onherroepelijk). Pembatalan dan pencabutan secara sepihak tidak akan mengakhiri kuasa ini.

Jakarta,                  Januari 2016
Penerima Kuasa,                                                      Pemberi Kuasa,
Yunadi & Associates                                                                          
                                                                              DR. F. Yunadi, LLM, MBA                      
                          
                                                                        H. Mansyur Dahlan, SH,MH
                                                                     Syafarudin Mansyur, S.H.

Demikianlah Contoh Surat Kuasa Khusus Pajak dan Pidana yg dapat aku bagikan di peluang ini, mudah-mudahan mampu jadi penambahan referensi bagi Anda yg sedang menyusun surat kuasa husus tersebut. Jika sample surat kuasa ini berguna, silakan di Like & di Share pada teman-teman kita yg lain. Salam berhasil dari www.suratsuratan.net. Terima Kasih.

Leave a Reply

[GARANSI] Belajar Bhs Inggris Kilat 1 Bulan bisa Ngomong Tanpa Grammar 90% Praktek(KLIK_DISINI)
+